Trigger ?

 Apa itu TRIGGER?

Trigger adalah prosedur yang otomatis dijalankan di database saat terjadi perubahan data tertentu, seperti INSERT, UPDATE, atau DELETE.

 Perbedaan BEFORE dan AFTER Trigger:

  • BEFORE: Dijalankan sebelum perubahan data disimpan ke database. Cocok untuk validasi atau modifikasi data sebelum masuk ke tabel.
  • AFTER: Dijalankan setelah perubahan data disimpan ke database. Berguna untuk mencatat log atau melakukan proses tambahan setelah perubahan.

Alasan membuat Trigger untuk INSERT, UPDATE, dan DELETE:

  1. Otomatisasi: Mengurangi kebutuhan intervensi manual untuk tugas berulang.
  2. Validasi & Konsistensi: Memastikan data yang dimasukkan valid atau sesuai aturan.
  3. Pemeliharaan Data: Melacak perubahan atau riwayat data di tabel log untuk auditing.

Contoh penggunaan Trigger ;

MISAL !!!
Kita buat  Database obat berisi tabel obat, obat_masuk dan  obat_keluar,


1. Tabel obat
2. Tabel obat_masuk
3. Lalu pada Tabel obat_masuk pergi ke menu Trigger, Create new Trigger dan samakan dengan gambar di bawah, dan kirim.
4. Tabel obat_keluar 

5.  Lalu pada Tabel obat_keluar pergi ke menu Trigger, Create new Trigger dan samakan dengan gambar di bawah, dan kirim.
6. Pergi ke Tabel obat_masuk, dan  insert. Contoh;
7 Pergi ke Tabel obat untuk melihat hasilnya. Contoh
8.Dengan melakukan langkah-langkah di atas stok obat O-1(oskadon) akan bertambah 4, sesuai dengan jumlah yang saya masukkan.

9.lanjut ke Tabel obat_keluar, dan insert, Contoh;
10.Pergi ke Tabel obat untuk melihat hasil
11. Saya pilih id_obat O-2, untuk di kurangi stoknya dengan jumlah 7, dan di atas adalah hasilnya

Tabel sebelum ditambah dan di kurangin stoknya
sesudah;



Terimakasih telah membaca sampai akhir :)
mohon maaf jika kurang jelas.









Komentar

Postingan populer dari blog ini